No comments yet

Ketum PB HMI Tegaskan Netral di Pilpres 2019

AKURAT.CO, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menegaskan akan netral di Pilpres 2019 mendatang. Namun, kader HMI diberikan kebebasan untuk memilih salah satu Capres-Cawapres yang sesuai dengan pilihannya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PB HMI Aji Firmantoro dalam podatonya saat acara Milad HMI ke-72 di Balaikota DKI Jakarta, Sabtu (23/2/2019) malam.

“Mengenai Pileg dan Pilpres hampir semua orang bertanya bagaimana sikap HMI? PB HMI periode saat ini berkomitmen menjalankan organisasi sesuai dengan aturan main yang telah disepakati yaitu konstitusi HMI dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pasal 6 anggaran dasar HMI menyebutkan bahwa Himpunan mahasiswa islam bersifat independent,” ungkapnya

Alumni Magister Hukum UII itu menuturkan bahwa sikap tidak perpihak tersebut demi menjaga indepensi organisasi sebagaimana yang telah disepakati dalam Konstitusi HMI.

Lebih lanjut, Aji menjelaskan bahwa indepensi HMI berasal dari kesadaran atas adanya ilmu pengetahuan dan petunjuk yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia melalui para nabi dan teks-teks kitab suci.

“Secara sosiologis khittah perjuangan HMI menegaskan dengan kesimpulan bahwa independensi yang berasal dari kesadaran itu terekspresikan sebagai pemihakan. Pemihakan terhadap segala sesuatu yang berasal dari dan bertujuan kepada kebenaran,” sambung Aji.

Ia mengatakan bahwa kader HMI bebas untuk memilih wahana aktifitas politiknya dalam bentuk apa saja dan dimana saja. Namun demikian, kader yang menjadi pengurus dalam struktur HMI (pada tingkat apapun) tidak diperkenankan berpartisipasi aktif atau hanya sekedar menjadi anggota dalam lembaga politik masyarakat yang berbentuk partai.

“Ketentuan inilah yang menjadi pedoman HMI dalam bersikap pada pemilu 2019. PB HMI degan demikian mempersilahkan seluruh anggota dan simpatisan HMI menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga negara Indonesia untuk memilih aaupun tidak memilih dalam pemungutan suara besok tanggal 17 April 2019,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Aji mengimbau kepada seluruh kader HMi untuk tetap menjaga persaudaraan dan menghargai sikap politik masing-masing.

“PB HMI hanya menghimbau supaya kita tetap bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan muslim) sebagai sesame muslim, ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa) sebagai sesama bangsa Indonesia dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia) sebagai sesama manusia dengan menjunjung Hak Asasi Manusia. Hal ini penting untuk sekali lagi meneguhkan komitmen keislaman dan keindonesiaan kita,” pungkasnya.

sumber : akurat.co

Bagikan

Post a comment