No comments yet

Dinilai Sengsarakan Rakyat Kecil, PB HMI Tolak Kenaikan Iuran BPJS

PBHMI.Info– Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) menolak rencana Pemerintah menaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena dinilai hanya akan menyengsarakan masyarakat kecil.

Ketua Komisi Pemuda dan Kemahasiswaan PB HMI Abubakar, mengatakan rencana pemerintah menaikan iuran BPJS merupakan ancaman serius yang dihadapi oleh rakyat kecil, oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya akan ‘pasang badan’ melakukan penolakan jika pemerintah ngotot menggolkan rencana kebijakan tersebut.

“Rencana prodak kebijakan pemerintah dalam konteks menaikan iuran BPJS seolah-olah menghantui masyarakat kecil, negara tidak boleh menjadi hantu bagi masyarakat” ujar Abu di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Tidak hanya itu, PB HMI mengajak seluruh elemen gerakan lebih khusus rekan-rekan HMI cabang Se-Indonesia untuk melakukan konsolidasi dan sama-sama menolak rencana pemerintah yang menaikan iuran BPJS.

“Meminta seluruh elemen gerakan dan kawan-kakan HMI cabang Se-Indonesia untuk sama-sama menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah menaikan iuran BPJS karena menyiksa rakyat kecil” ujar Abu.

Rencana kenaikan BPJS secara serentak oleh pemerintah mulai 2020 pada golongan kelas I, II, dan kelas III. Adapun iuran kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 serta kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Bagikan

Post a comment